Program Pengabdian

Hibah internal adalah hibah yang diberikan oleh IKIP Budi Utomo Malang melalui LP2M kepada dosen IKIP Budi Utomo dalam rangka mengembangkan tridarma perguruan tinggi. Hibah yang diprogramkan oleh LP2M dan didanai oleh IKIP Budi Utomo pada tahun anggaran 2012/2013, adalah

2.1    Public Service Grant Berbasis Riset

2.2    Public Service Grant Tidak Berbasis Riset

Tabel Agenda Tahunan Pengabdian  kepada Masyarakat LP2M:

Tabel Agenda Tahunan Riset dan Abdimas IKIP Budi Utomo Malang

Waktu

Kegiatan

Januari Undangan pembuatan proposal
19 Februari Batas waktu penyerahan proposal ke LP2M
5 Maret Pengumuman pemenang dan revisi (jika diperlukan)
15 Maret-15 Oktober Pelaksanaan abdimas
15 Juni Penyerahan laporan kemajuan abdimas
31 Oktober Penyerahan laporan akhir dan makalah
November   Research Seminar Day: hasil abdimas

 

2.1    Public Service Grant Berbasis Riset

Public Service Grant Berbasis Riset  adalah hibah  yang diberikan LP2M kepada dosen tetap IKIP Budi Utomo Malang untuk kegiatan pengabdian masyarakat yang berbasis riset.

2.1.1 Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan diselenggarakannya adalah:

  1. Memotivasi dosen untuk melaksanakan kegiatan pelayanan  kepada masyarakat yang berbasis riset dalam bentuk pendidikan dan pelatihan, sehingga hasil iptek bermanfaat bagi masyarakat
  2. Melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk pendidikan dan pelatihan, sekaligus melakukan riset terhadap kegiatan tersebut, kemudian mempublikasikannya.

2.1.2   Sasaran Keluaran

Sasaran keluaran dari Public Service Grant berbasis riset adalah:

Hasil riset yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ilmiah sesuai dengan “core competence” rumpun ilmu masing-masing Prodi,  yang di  dalamnya tercantum pelaksanaan kegiatan yang tersusun/terencana dengan baik dan bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.

2.1.3   Persyaratan Peserta

Persyaratan peserta public service grant berbasis research meliputi:

1      Setiap dosen tetap, diperkenankan mendapat maksimal 2 (dua) Grant yang berbeda dan boleh menjadi anggota pada selain dari grant yang diperolehnya.

2      Dosen tidak tetap senior (minimal sudah 2 tahun mengajar di UAI), wajib mengikut-sertakan seorang dosen tetap sebagai asisten riset/kegiatan.

3      Pada pembuatan proposal, supaya dilibatkan beberapa mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang

2.1.4   Prosedur Pelaksanaan

Adapun prosedur pelaksanaan Public Service Grant Berbasis Riset adalah sebagai berikut:

1        LP2M menginformasikan kepada seluruh dosen tentang hibah pengabdian masyarakat internal.

2        Dosen membuat proposal.

3        Proposal diketahui dan ditandatangani Ka.Prodi yang bersangkutan.

4        Proposal diserahkan ke .  LP2M kemudian diseleksi oleh reviewer yang dipilih oleh .  LP2M

5        Proposal yang lolos seleksi akan ditindaklanjuti, yang tidak lolos akan didokumentasikan dan proses selesai.

6        LP2M menginformasikan proposal yang lolos seleksi.

7        Biro Keuangan dan Akuntansi mengalokasikan dana pengabdian masyarakat tahap I (50%)

8        Penandatangan kontrak antara  LP2M dan Dosen.

9        Biro Keuangan dan Akuntansi mencairkan dana tahap I untuk Dosen.

10    Dosen melaksanakan pengabdian masyarakattahap I.

11    Dosen menyiapkan, membuat dan menyerahkan laporan kemajuan pengabdian masyarakat dan memperlihatkan log book  (log book  adalah buku catatan pengabmas yang berisi catatan kegiatan dan ditulis dengan tangan).

12    LP2M melaksanakan monitoring dan evaluasi laporan kemajuan pengabdian masyarakat.

13    Laporan kemajuan  pengabdian masyarakat  yang perlu direvisi akan dikembalikan ke Dosen untuk direvisi,dan yang ditolak tidak akan ditindaklanjuti.

14    Alokasi dana tahap II (30%) dilakukan oleh Biro Keuangan dan Akuntansi.

15    Pencairan dana tahap II (30%) untuk Dosen oleh Biro Keuangan dan Akuntansi.

16    Dosen melaksanakan pengabdian masyarakat tahap II.

17    Dosen menyerahkan draft laporan akhir pengabdian masyarakat beserta draft paper ke  LP2M.

18    LP2M melakukan evaluasi terhadap laporan akhir dan draft paper.

19    LP2M menjadwalkan seminar hasil pengabdian masyarakat.

20    Dosen melaksanakan seminar hasil pengabdian masyarakat sesuai jadwal.

21    Reviewer yang ditunjuk LP2M memberikan masukan/saran perbaikan terhadap laporan pada saat Dosen melakukan presentasi.

22    Laporan yang memerlukan revisi harus diperbaiki oleh Dosen, dan yang  ditolak tidak akan ditindaklanjuti.

23    Dosen menyerahkan laporan akhir  pengabdian masyarakat  yang telah diperbaiki dan paper(hardcopy dan softcopy).

24    Laporan akhir diketahui dan ditandatangani Ka.Prodi.

25    LP2M menerima berkas laporan akhir dan paper.

26    Biro Keuangan dan Akuntansi mengalokasikan dana abdimasan tahap III (20%).

27    Pencairan dana untuk dosen oleh Biro Keuangan dan Akuntansi.

28    Dosen abdimas membuat laporan pertanggungjawabkan keuangan dan menyerahkan ke LP2M. Laporan keuangan dijilid terpisah dari laporan pengabdian masyarakat.

29    LP2M menyerahkan LPJ keuangan ke Biro Keuangan dan Akuntansi.

30    LP2M mendokumentasikan laporan akhir dan paper, serta mengunggah abstrak abdimasan ke situs web.

2.1.5   Alur prosedur pelaksanaan Public Service Grant Berbasis Riset

Adapun bagan alur prosedur pelaksanaan Public Service Grant Berbasis Riset adalah sebagai berikut:

 

2.2    Public Service Grant Tidak Berbasis Riset

Public service grant tidak berbasis riset adalah hibah yang diberikan LP2M kepada dosen IKIP Budi Utomo Malang untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang tidak  berbasis riset, seperti sosialisasi, penyuluhan, dll.

2.2.1   Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan diselengggarakannya public service grant tidak berbasis riset adalah:

  1. Memotivasi dosen untuk melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk pendidikan, pelatihan, dan sosialisasi, sehingga hasil iptek bermanfaat bagi masyarakat.
  2. Memanfaatkan dan menerapkan hasil-hasil iptek untuk pemberdayaan masyarakat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dari masyarakat.
  3. Menyebarluaskan iptek yang didapat dari hasil riset untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.

2.2.2   Sasaran Keluaran

Keluaran yang diharapkan dari program pengabdian masyarakat tidak berbasis riset ini adalah:

  1. Pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan “core competence” rumpun ilmu masing-masing Prodi yang relevan.
  2. Rancangan serta modul yang terkait dengan kegiatan tersebut.

2.2.3   Persyaratan Peserta

Persyaratan peserta public service grant tidak berbasis riset ini meliputi:

  1. Setiap dosen tetap, diperkenankan mendapat maksimal 2 (dua) Grant yang  berbeda dan boleh menjadi anggota pada selain dari grant yang diperolehnya.
  2. Dosen tidak tetap senior (minimal sudah 2 tahun mengajar di IKIP Budi Utomo Malang), wajib mengikut-sertakan seorang dosen tetap sebagai asisten riset/kegiatan.
  3. Pada pembuatan proposal, supaya dilibatkan beberapa mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang.
  4. Mereka yang  memperoleh  grant, akan menandatangani kontrak pelaksanaan kerja dengan LP2M.

2.2.4   Prosedur Pelaksanaan

Prosedur pelaksanaan Public Service Grant tidak berbasis riset sebagai berikut:

  1. LP2M menginformasikan kepada seluruh dosen tentang hibah pengabdian masyarakat internal.
  2. Dosen membuat proposal.
  3. Proposal diketahui dan ditandatangani Ka.Prodi yang bersangkutan.
  4. Proposal diserahkan ke LP2M kemudian diseleksi oleh reviewer yang dipilih oleh LP2M
  5. Proposal yang lolos seleksi akan ditindaklanjuti, yang tidak lolos akan didokumentasikan dan proses selesai.
  6. LP2M menginformasikan proposal yang lolos seleksi.
  7. Biro Keuangan dan Akuntansi mengalokasikan dana pengabdian masyarakat tahap I (50%)
  8. Penandatangan kontrak antara LP2M dan Dosen.
  9. Biro Keuangan dan Akuntansi mencairkan dana tahap I untuk Dosen.
  10. Dosen melaksanakan pengabdian masyarakat tahap I.
  11. Dosen menyiapkan, membuat dan menyerahkan laporan kemajuan pengabdian masyarakat dan memperlihatkan log book  (log book  adalah buku catatan abdimasan yang berisi catatan kegiatan dan ditulis dengan tangan).
  12. LP2M melaksanakan monitoring dan evaluasi laporan kemajuan pengabdian masyarakat.
  13. Laporan kemajuan pengabdian masyarakat yang perlu direvisi akan dikembalikan ke Dosen untuk direvisi, dan yang ditolak tidak akan ditindaklanjuti.
  14. Alokasi dana tahap II (30%) dilakukan oleh Biro Keuangan dan Akuntansi.
  15. Pencairan dana tahap II (30%) untuk Dosen oleh Biro Keuangan dan Akuntansi.
  16. Dosen melaksanakan pengabdian masyarakat tahap II.
  17. Dosen menyerahkan draft laporan akhir pengabdian masyarakatke LP2M.
  18. LP2M melakukan evaluasi terhadap laporan akhir
  19. LP2M menjadwalkan seminar hasil pengabdian masyarakat.
  20. Dosen melaksanakan seminar hasil pengabdian masyarakat sesuai jadwal.
  21. Reviewer yang ditunjuk LP2M memberikan masukan/saran perbaikan terhadap laporan pada saat Dosen melakukan presentasi.
  22. Laporan yang memerlukan revisi harus diperbaiki oleh Dosen, dan yang ditolak tidak akan ditindaklanjuti.
  23. Dosen menyerahkan laporan akhir pengabdian masyarakat yang telah diperbaiki (hardcopy  dan softcopy).
  24. Laporan akhir diketahui dan ditandatangani Ka.Prodi.
  25. LP2M menerima berkas laporan akhir
  26. Biro Keuangan dan Akuntansi mengalokasikan dana pengabdian masyarakat tahap III (20%).
  27. Pencairan dana untuk dosen oleh Biro Keuangan dan Akuntansi.
  28. Dosen membuat laporan pertanggungjawabkan keuangan dan menyerahkan ke LP2M.  Laporan keuangan dijilid terpisah dari laporan pengabdian masyarakat.
  29. LP2M menyerahkan LPJ keuangan ke Biro Keuangan dan Akuntansi.
  30. LP2M mendokumentasikan laporan akhir dan mengunggah ke situs web.

 

BAB III

HIBAH EKSTERNAL

Hibah  Eksternal  adalah  hibah  untuk  pelaksanaan  Abdimasan  yang berasal  dari  lembaga  pemerintah  maupun  swasta,  baik  dari  dalam  maupun  luar  negeri,  seperti DP2M DIKTI, Kopertis, World Bank,  Indonesia  Toray Science Foundation, LIPI, Ristek, Sampurna, Tonoko, Kominfo, dan sebagainya.

Dalam pelaksanaan Hibah Eksternal ini, LP2M berperan sebagai fasilitator antara dosen IKIP Budi Utomo dan  lembaga  yang  terkait.  Adapun  ketentuan/pedoman  proposal  dan  laporan  hibah  ini mengikuti aturan/pedoman yang diberikan pihak pemberi dana.

Prosedur Hibah Eksternal Pengabdian Masyarakat adalah sebagai berikut(selain Dikti/Kopertis):

  1. LP2M menerima penawaran untuk bekerjasama dalam melaksanakan  kegiatan pengabdian masyarakat dan kemudian melanjutkan penawaran tersebut kepada Prodi terkait.
  2. Ka.Prodi mengajukan penawaran tersebut ke Dosen yang terkait dan mempertimbangkan penerimaan tawaran tersebut sesuai dengan kemampuannya.
  3. Dosen membuat proposal kegiatan pengabdian masyarakat.
  4. Dosen menyerahkan proposal kepada LP2M diketahui oleh Ka.Prodi untuk kemudian dicek kelengkapannya.
  5. Apabila proposal tersebut terpenuhi kelengkapannya, LP2M akan mendokumentasikannya dan kemudian mengirimkan ke pihak luar yang terkait.
  6. Proposal tersebut kemudian direview oleh pihak terkait. Apabila disetujui maka akan diumumkan.
  7. LP2M menerima surat penerimaan proposal dan mengumumkan kepada dosen terkait.
  8. Biro Keuangan dan Akuntansi  menerima dana dari pihak luar dan mengalokasinya kepada dosen yang bersangkutan.
  9. Dosen melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dan dalam batas waktu yang ditentukan oleh pihak luar membuat laporan akhir kegiatan tersebut untuk kemudian diserahkan ke LP2M.
  10. LP2M menerima laporan akhir dari dosen kemudian menyerahkan ke pihak luar, mendokumentasi, dan mengunggahnya ke dalam Web LP2M
  11. Pihak Luar menerima laporan akhir dari LP2M.

Adapun bagan alur prosedur pelaksanaan Hibah Eksternal Pengabdian Masyarakat adalah sebagai berikut:

BAB IV

PEDOMAN PENULISAN (HIBAH INTERNAL)

4.1    Proposal Hibah Internal

4.1.1. Pedoman Penulisan Proposal Pengabdian Masyarakat Tidak Berbasis Riset

Muatan proposal adalah sebagai berikut.

  1. Sampul Muka

Memuat judul, nama abdimas, asal Prodi / lembaga yang mengusulkan serta bulan dan tahun pengajuan proposal abdimasan. Cover berwarna putih dan pada pojok kanan atas dicantumkan tema proposal, yaitu: Pengabdian Masyarakat Tidak Berbasis Riset.

  1. Judul

Merupakan rumusan dari topik dari pengabdian masyarakat yang akan diadakan. Judul sebaiknya padat, lugas (to the point), dan bukan kalimat berita ataupun kalimat tanya, serta ditulis dengan huruf kapital.

  1. Halaman Pengesahan

Merupakan lembar persetujuan pihak yang berwenang terhadap proposal yang diajukan. Halaman Pengesahan ini ditandatangani oleh ketua pelaksana abdimas, Ka.Prodi yang bersangkutan sebagai pihak yang  mengetahui, dan Ketua LP2M sebagai pihak yang menyetujui.

  1. Analisis situasi

Berisi penjelasan yang ringkas, jelas, dan lengkap mengenai kondisi mitra/target kegiatan abdimas saat ini, sehingga mampu memberi informasi tentang permasalahannya.

  1. Permasalahan

Memuat  persoalan-persoalan yang dihadapi mitra yang mengacu pada situasi dan kondisi mitra/target kegiatan abdimas yang dijelaskan sebelumnya.

  1. Tinjauan Pustaka (Bila Perlu)

Tinjauan pustaka merupakan hasil-hasil abdimasan sebelumnya yang berkaitan dengan topik atau kajian teoritis.

  1. Kontribusi

Menegaskan secara ringkas tentang nilai manfaat hasil pengabdian masyarakat bagi mitra.

  1. Solusi yang ditawarkan/Metode

Berisi:

  1. Metode yang pakai untuk membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi mitra/target kegiatan abdimas.
  2. Tahapan atau tatacara pelaksanaan kegiatan Abdimas yang akan dilakukan.
  3. Target Luaran

Berisi target luaran yang akan dihasilkan sesuai dengan rencana kegiatan, misalnya, produk, barang, modul, sertifikat, dll.

  1. Jadwal Pelaksanaan

Rincian jadwal setiap  kegiatan yang akan dilakukan (dalam bulan). Jadwal dapat ditampilkan dalam bentuk table LP2M

  1. Personalia

Daftar personalia yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Daftar personalia ini dituliskan lengkap dengan keahlian yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan abdimas jadwal, serta alokasi waktu keterlibatan masing-masing.

 

 

  1. Kebutuhan Anggaran

Memuat  Rencana Anggaran  dan  Belanja  abdimasan (RAB).Kebutuhan anggaran ini harus ditulis secara rinci dan terdiri dari komponen gaji/upah, belanja bahan habis pakai, belanja perjalanan serta, lain-lain.

  1. Biodata Pelaksana Abdimas

Memuat biodata ketua dan anggota abdimas, yang terdiri dari nama lengkap dan gelar, NIP, pangkat dan jabatan, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, alamat, nomor telephone/HP, riwayat pendidikan.

  1. Daftar Pustaka (bila perlu)

Memuat daftar buku, jurnal,dll yang dipakai sebagai referensi. Didalam daftar pustaka, harus mencantumkan nama penulis, judul tulisan, tempat penulisan, penerbit, dan tahun penerbitan. Acuan yang dipakai minimal 2 jurnal/laporan ilmiah terbaru ditambah bahan lain dari internet.

  1. Surat Pernyataan

Surat pernyataan terdiri dari:

  1. Surat pernyataan proposal belum pernah/tidak sedang didanai oleh pihak manapun
  2. Surat pernyataan kesediaan tim dalam melakukan kegiatan  pelayanan masyarakat, mencantumkan beban kerja (dalam jam/minggu)
  3. Surat pernyataaan kesediaan dari mitra untuk bekerja sama.

 

4.1.2. Penilaian Proposal Pengabdian Masyarakat Tidak Berbasis Riset

Penilaian proposal pengabdian masyarakat tidak berbasis riset  akan dilakukan oleh reviewer yang ditunjuk oleh LP2M.

Berikut ini adalah lembar abdimasan proposal pengabdian masyarakat tidak berbasis riset yang

dijadikan acuan penilaian bagi panitia penilai/reviewer yang ditunjuk:

WhatsApp chat